07/04/2026

40. Allah Menyelamatkan Orang Bertakwa

40.       Allah Menyelamatkan Orang Bertakwa

Keistimewaan takwa ke empat puluh “Allah menyelamatkan orang bertakwa”, di dasari Al Quran surat Az Zumar/ 39: 61 dan surat Maryam/ 19: 72 yang memberi gambaran bahwa Allah menyelamatkan orang bertakwa;

وَيُنَجِّي اللَّهُ الَّذِينَ اتَّقَوْا بِمَفَازَتِهِمْ لَا يَمَسُّهُمُ السُّوءُ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Artinya: Dan Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangan mereka, mereka tiada disentuh oleh azab (neraka dan tidak pula) mereka berduka cita. (QS. Az Zumar/ 39: 61)

ثُمَّ نُنَجِّي الَّذِينَ اتَّقَوْا وَنَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا

Artinya: Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.(QS. Maryam/ 19: 72)

Rasulullah mengajarkan tiga hal yang menyelamatkan dan tiga hal yang merusak (membinasakan) yang dimuat di dalam kitab Syuabul Iman Baihaqi nomor 2822, didalamnya disebutkan bahwa perkara yang menyelamatkan adalah takwa kepada Allah;

أَخْبَرَنَا أَبُو الْحُسَيْنِ عَلِيُّ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ عُمَرَ الْمُقْرِئُ ابْنُ الْحَمَامِيِّ، بِبَغْدَادَ، نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَلِيٍّ الْخُطَبِيُّ، نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ النَّصْرِ أَبُو بَكْرٍ، نا عُبَيْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنِي بَكْرُ بْنُ سُلَيْمٍ الصَّوَّافُ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنِ الْأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " ثَلَاثٌ مُنْجِيَاتٌ، وَثَلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ، فَأَمَّا الْمُنْجِيَاتُ: فَتَقْوَى اللهِ فِي السِّرِّ وَالْعَلَانِيَةِ، وَالْقَوْلُ بِالْحَقِّ فِي الرِّضَا وَالسُّخْطِ، وَالْقَصْدُ فِي الْغِنَى وَالْفَقْرِ، وَأَمَّا الْمُهْلِكَاتِ: فَهَوًى مُتَّبِعٌ، وَشُحٌّ مُطَاعٌ، وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ، وَهِيَ أَشَدُّهُنَّ  [1] "

Artinya: Telah mengabarkan kepada kami Abu Husain Ali bin Ahmad bin Umar al Muqri ibnu Hamami di Baghdad, dari Ismail Ibnu Khutabi, dari Muhammad ibnu Ahmad ibnu Nashr Abu Bakr ari A’raji dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Ada tiga perkara yang menyelamatkan dan tiga perkara yang membinasakan. Adapun perkara yang menyelamatkan adalah takwa kepada Allah, baik dalam keadaan sembunyi maupun terang-terangan, berkata yang benar, baik dalam keadaan ridha maupun marah, dan berperilaku sederhana, baik dalam keadaan kaya maupun fakir. Adapun perkara yang membinasakan adalah hawa nafsu yang dituruti, kekikiran yang ditaati serta bangga akan diri sendiri dan perkara ini merupakan yang paling berbahaya."



[1] Abu Bakar Ahmad Al Husain Al baihaqi, Syuab Al-Iman, Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, 2000, Jilid 9 Hal. 397, Hadits nomor 2822.

Tidak ada komentar:

Post Post

HADIAH

HADIAH Buku Ilmu Takwa 1 hingga 6 ini kami persembahkan sebagai hadiah yang sangat berharga,  kami hadiahkan kepada siapapun umat Islam ya...

Popular Post