TAZKIYA INSTITUTE
VISI, MISI DAN TUJUAN
A. LATAR BELAKANG
1. Perintah Allah
kepada orang beriman untuk bertakwa dengan sebenar-benarnya takwa
Di dalam Al Quran Surat Ali 'Imran Ayat 102,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا
اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah
kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu
mati melainkan dalam keadaan beragama Islam (QS. Ali 'Imran/3: 102).
Allah memerintahkan kepada orang beriman untuk
bertakwa sampai dengan haqiqat takwa, atau dengan kata lain untuk bertakwa
dengan sebenar-benarnya takwa. ayat ini mengandung perintah kepada orang
beriman untuk benar-benar memperhatikan ketakwaan, benar-benar memahami dan mengamalkannya dengan sebanar-benarnya takwa.
2. Banyaknya kata Takwa
di sebutkan di dalam Al Quran,
Dalam pencarian menggunakan kata dasar waqa
ditemukan 258 kali, ditambah dengan adanya penggunaan kata-kata yang
mengarahkan pada pengertian takwa, seperti kata Qalb dalam pencariannya
menggunakan kata dasar qalaba ditemukan 155 kali, kata Shadr
dalam pencariannya menggunakan kata dasar shadara ditemukan 35 kali,
kata Fuad ditemukan 15 kali, kata Nafs dalam pencariannya menggunakan kata
dasar nafasa ditemukan 298 kali.
Banyaknya kata takwa dan kata-kata lain yang
mengandung pengertian takwa di sebutkan di dalam Al Quran, menujukkan
bahwa takwa merupakan amalan yang sangat penting, sehingga di dalam Al Quran
perlu disebutkan secara berulang-ulang untuk memberikan penjelasan tentang takwa.
selain itu takwa juga memiliki cakupan yang sangat luas, yaitu meliputi segala
aspek kehidupan.
3. Banyaknya Keistimewaan
takwa
Banyaknya kata takwa disebutkan di dalam Al
Quran juga mengandung makna bahwa ketakwaan merupakan sesuatu yang sangat
istimewa, sehingga perlu mendapat perhatian yang istimewa dari orang beriaman,
berdasar penelusuran kata takwa yang disebutkan di dalam Al Quran, Hadits
ataupun Atsar, hingga saat ini sudah ditemukan 55 keistimewaan Takwa, banyaknya
keistimewaan tersebut menujukkan bahwa Takwa merupakan amalan yang nilainya
sangat tinggi.
B. Visi
1. Terjunjung
tingginya ajaran Allah; I’la’I Kalimatillah tentang “Takwa”.
2. Tersusun dan
terumuskannya konsep takwa menjadi “Ilmu Takwa” yang diterima sebagai satu
cabang ilmu dalam agama Islam.
3.Sempurnanya
pemahaman dan pengamalan Agama Islam dari tingkat syariat aqliyah, qalbiyah,
hingga ruhaniyah dengan “Ilmu Takwa”.
C. Misi
1. Menyusun
konsep, metode, cara, dan alat untuk dapat digunakan sebagai wasilah untuk
memahami takwa, sehingga perintah takwa dapat dipahami dan diamalkan dengan sebenar-benarnya
takwa.
Di dasari Al Quran Surat Al-Ma'idah ayat 35,
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا
اتَّقُوا اللّٰهَ وَابْتَغُوْٓا اِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِيْ
سَبِيْلِهٖ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah
kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepada-Nya, dan
berjihadlah (berjuanglah) di jalan-Nya, agar kamu beruntung. (QS. Al-Ma'idah/
5: 35)
2. Menyusun metode
Pendidikan Takwa, agar takwa dapat menjadi bekal pendidkan terbaik bagi umat
Islam
Di dasari Al Quran Surat Al-Baqarah Ayat 197
ۗ وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ
الزَّادِ التَّقْوَىٰ ۚ وَاتَّقُونِ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ
Artinya: Berbekallah, dan sesungguhnya
sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang
berakal. Al-Baqarah Ayat 197
3. Tolong Menolong
dalam kebaikan dan Ketakwaan, untuk menjadikan masyarakat Islam menjadi umat
yang terbaik.
Di dasari Al Quran Surat Al Maidah ayat 2
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى
الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ
الْعِقَابِ
Artinya: Dan tolong-menolonglah kamu dalam
(mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat
dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah
amat berat siksa-Nya.
4. Membangun
Negeri dengan pendidikan takwa, agar penduduk negerinya beriman dan bertakwa
sehingga menjadi negeri yang diberkahi Allah,
Didasari Al Quran surat Al-A'raf (7): 96
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا
وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ
كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Artinya: Jikalau sekiranya penduduk
negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada
mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami)
itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.(QS. Al-A'raf/ 7: 96)
D. Tujuan
Berdasar latar belakang, visi dan misi yang telah dikemukakan, maka diperlukan langkah-langkah untuk mencapainya, berikut ini merupakan Langkah dan tujuan Tazkiya Institute:
1. Membangun pusat
kajian dan penelitian tentang ketakwaan
2. Melakukan
kajian dan penelitian tentang ketakwaan yang ada di dalam Ayat-ayat Al Quran,
Hadits Rasulullah dan ulama salaf.
3. Melakukan
kajian dan penelitian terhadap ilmu pengetahuan dalam bidang Psikologi dan
Tasawuf sebagai ilmu yang memiliki kesamaan objek kajian pada Nass; jiwa;
ruhani.
4. Menyusun hasil
kajian dan penelitian menjadi konsep “Ilmu Takwa”, yang terdiri dari:
a. Keistimewaan-keistimewaan
Takwa berdasar Al Quran, Hadits dan Atsar.
b. Formulasi
tingakatan Fujur dan Takwa “Cermin Qalbu” yang dapat digunakan sebagai materi
dan pedoman tazkiyatun nafs untuk mengenal dan meningkatkan ketakwaan
seseorang.
c. Pendekatan dan
metode Pendidikan ketakwaan, yang dapat digunakan sebagai cara, langkah dan
metode tazkiyatun nafs untuk meningkatkan ketakwaan seseorang.
d. Aplikasi
Pendidikan Qalbu takwa dalam amalan ibadah mahdhah, agar dalam pengamalan
ibadah dapat mencapai ma’rifat, yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam
praktek penerapan ketakwaan dalam Shalat, Puasa, Shadaqah, Membaca Al Quran dan
amal ibadah lainnya.
5. Membangun web
site yang berisi materi-materi ketakwaan, yang dapat dijadikan sebagai pusat
belajar takwa.
6. Membangun media
sosial youtube, Instagram, Tik-tok yang digunakan sebagai media dakwah tentang
ketakwaan.
7. Memberikan
Kajian secara langsung kepada jamaah-jamaah, agar dapat memperoleh pemahaman
tentang takwa yang benar.
8. Menyelenggarakan
pendidikan tentang pemahaman takwa, bagi pendidik dan juru dakwah, agar ilmu takwa
semakin luas tersebar dan semakin banyak dipahami dan diamalkan oleh umat
Islam.
9. Menjalin kerja
sama dengan lembaga Islam untuk tolong menolong dalam melaksanakan dan
mewujudkan kebaikan dan ketakwaan.
10. Melakukan
kajian dan penelitian pada Freqwensi 1 Hz sampai dengan 1000 Hz, untuk
mendapatkan akurasi tingkatan, sesuai tingkatan Fujur dan Takwa pada cermin
qalbu, freqwensi ini dapat dimanfaatkan sebagai alat yang dapat digunakan untuk
membantu membersihkan jiwa fujur dan
meningkatkan jiwa takwa.
11. Melakukan
kajian dan penelitian pada Freqwensi gelombang Gama, beta, alpha, tetha dan
delta. untuk dapat membedakan area kerja otak dan qalbu , freqwensi ini
juga dapat dimanfaatkan sebagai alat yang dapat digunakan untuk membantu
mencapai kekhusyuan dalam ibadah.
12. Mencari atau
membuat alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi gelombang tingkatan fujur
dan takwa, sehingga dapat digunakan untuk mendeteksi karakter manusia.
13. Mencari atau
membuat alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi tingkatan khusyu’ berdasar
gelombang Gama, betha, alpha, tetha dan delta, sehingga dapat digunakan
sebagai alat ukur dalam pembelajaran
shalat khusyu’ maupun ibadah lainnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar