28/03/2026

20. Orang Yang Paling Banyak Masuk Surga Adalah Karena Ketakwaannya

20. Orang Yang Paling Banyak Masuk Surga Adalah Karena Ketakwaannya

Keistimewaan takwa ke dua puluh “Orang yang paling banyak masuk surga adalah karena ketakwaannya”, dijelaskan di dalam Hadits Riwayat Tirmudzi nomor 2004, Sunan Ibnu Majah Hadits nomor 4246, Musnad Ahmad Hadits nomor 9696, Shahih Ibnu Hibban hadits nomor 476, bahwa orang yang paling banyak masuk surga adalah karena ketakwaannya;

حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ فَقَالَ تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ وَسُئِلَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ فَقَالَ الْفَمُ وَالْفَرْجُ, قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ هُوَ ابْنُ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَوْدِيُّ [1]

Artinya: Telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib Muhammad bin Al Ala`, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Idris, telah menceritakan kepadaku bapakku dari kakekku dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah pernah ditanya tentang sesuatu yang paling banyak memasukkan seseorang ke dalam surga, maka beliau pun menjawab: "Takwa kepada Allah dan akhlak yang mulia." Dan beliau juga ditanya tentang sesuatu yang paling banyak memasukkan orang ke dalam neraka, maka beliau menjawab: "Mulut dan kemaluan." Abu Isa berkata; Ini adalah hadits shahih gharib. Abdullah bin Idris adalah Ibnu Yazid bin Abdurrahman Al Audi.

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَقَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ أَبِيهِ وَعَمِّهِ عَنْ جَدِّهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ الْجَنَّةَ قَالَ التَّقْوَى وَحُسْنُ الْخُلُقِ وَسُئِلَ مَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّارَ قَالَ الْأَجْوَفَانِ الْفَمُ وَالْفَرْجُ [2]

Artinya: Telah menceritakan kepada kami Harun bin Ishaq dan Abdullah bin Sa'id keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Idris dari ayahnya dan pamannya dari kakeknya dari Abu Hurairah dia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah di tanya: "perkara apa yang banyak menyebabkan masuk surga?" beliau menjawab: "Takwa kepada Allah dan akhlak yang mulia." Dan beliau di tanya: "Perkara apa yang banyak menyebabkan masuk neraka?" beliau menjawab: "Dua rongga yang terbuka yaitu mulut dan kemaluan."

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَكْثَرَ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ الْأَجْوَفَانِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْأَجْوَفَانِ قَالَ الْفَرْجُ وَالْفَمُ قَالَ أَتَدْرُونَ أَكْثَرَ مَا يُدْخِلُ الْجَنَّةَ تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ [3]

Artinya: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Ubaid berkata: telah menceritakan kepada kami Dawud dari bapaknya dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya kebanyakkan yang menyebabkan manusia masuk neraka adalah dua lubang, " para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan dua lubang?" maka beliau bersabda: "Kemaluan dan mulut, " beliau bersabda: "Tahukah kalian apa yang banyak memasukkan seseorang ke dalam surga? takwa kepada Allah dan akhlaq yang mulia."

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ الْكَرْخِيُّ، بِبَلَدِ الْمَوْصِلِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا ابْنُ إِدْرِيسَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ‏:‏ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ مَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ تَقْوَى اللهِ، وَحُسْنُ الْخُلُقِ قِيلَ‏:‏ فَمَا أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ الأَجْوَفَانِ‏:‏ الْفَمُ وَالْفَرْجُ‏.‏قَالَ أَبُو حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ‏:‏ ابْنُ إِدْرِيسَ هَذَا اسْمُهُ عَبْدُ اللهِ بْنُ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الزَّعَافِرِيُّ الأَوْدِيُّ مِنْ ثِقَاتِ الْكُوفَةِ وَمُتْقِنِيهِمْ، وَلَمْ يَكُنْ فِي عَصْرِهِ بِالْكُوفَةِ مَنْ لاَ يَشْرَبُ غَيْرُهُ‏.‏ [4]

Artinya: Muhammad bin Ja’far Al Karkhi di negeri Mosul mengabarkan kepada kami, ia berkata, Usman bin Abu Syaibah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ibnu Idris menceritakan kepada kami, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Abu Hurairah, ia berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam di tanya, Perbuatan apakah yang paling banyak mengantarkan manusia ke surga? Beliau menjawab, “Ketakwaan dan akhlak yang baik." Beliau ditanya, “Lalu perbuatan apakah yang paling banyak menjerumuskan manusia ke neraka? Beliau menjawab, “Perbuatan yang berasal dari dua lubang, yaitu mulut dan kemaluan.” 238 Abu Hatim RA berkata, Ibnu Idris di sini namanya adalah Abdullah bin Idris bin Yazid bin Abdurrahman239 Az-Za’afiri, Al Audi, la termasuk ulama Kufah yang tsiqah. Dan pada masanya, belum ada di Kufah seseorang yang tidak pemah berdusta selain dia.



[1] Abu ‘Isa Muhammad Ibnu ‘Isa at-Tirmidzi, Sunan Tirmidzi, Dar al-Gharb al-Islamiy, Beirut, 1996, Jilid 3 halaman 536, Hadits nomor 2004.

[2] Ibnu Majah Ibnu Abdullah Muhammad, Sunan Ibnu Majah, Dar Ihya al-Kitab al-‘Arabiyah, Beirut, 1418 H, Jilid 2, Halaman 1418, Hadits nomor 4246.

[3] Al Imam Ahmad bin Ibnu Hambal, Musnad al-Imam Ahmad Ibu Hambal, Muassasah ar-Risalah, 2001, Jilid 15, Halaman 435.Hadits nomor 9696.

[4] Abu Hatim Muhammad ibnu Hibban, Shahih Ibnu Hiban, Dar Ibnu Hazm, Beirut, Jilid 1, Halaman 490, Hadits nomor 726.

Tidak ada komentar:

Post Post

HADIAH

HADIAH Buku Ilmu Takwa 1 hingga 6 ini kami persembahkan sebagai hadiah yang sangat berharga,  kami hadiahkan kepada siapapun umat Islam ya...

Popular Post