19. Rasulullah Muhammad SAW Tidak Pernah Dikagumkan Kecuali
Kepada Orang Bertakwa
Keistimewaan takwa ke sembilan belas “Rasulullah Muhammad saw tidak pernah dikagumkan kecuali kepada orang bertakwa”, di dasari hadis nomor 24400 dan 24403 dalam kitab Musnad Ahmad yang menyatakan bahwa Rasulullah tidak pernah dikagumkan kecuali kepada orang yang bertakwa;
حَدَّثَنَا حَسَنٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَسْوَدِ
عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا أَعْجَبَ رَسُولَ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَيْءٌ مِنْ الدُّنْيَا وَلَا أَعْجَبَهُ أَحَدٌ
قَطُّ إِلَّا ذُو تُقًى [1]
Artinya: Telah menceritakan
kepada kami [Hassan] berkata; Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] Telah
menceritakan kepada kami [Abu Al-Aswad] dari [Al-Qasim bin Muhammad] dari [Aisyah]
berkata; "Rasulullah SAW tidak pernah dikagumkan sedikitpun oleh dunia dan
beliau juga tidak pernah dikagumkan oleh seseorang sama sekali, kecuali orang yang
bertakwa."
حَدَّثَنَا يَحْيَى قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ
لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ عُرْوَةَ وَالْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ
قَالَتْ مَا أُعْجِبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشَيْءٍ
وَلَا أَعْجَبَهُ شَيْءٌ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا أَنْ يَكُونَ فِيهَا ذُو تُقًى [2]
Artinya: Telah
menceritakan kepada kami Yahya berkata: Telah mengkabarkan kepada kami Ibnu
Lahi'ah dari Abu Al-Aswad dari Urwah dan Al-Qasim dari Aisyah berkata:
"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah dikagumkan dengan sesuatu
pun, dan dunia sama sekali tidak menjadikannya kagum, kecuali orang yang
memiliki ketakwaan."
Di dalam kitab Shahih Muslim
Hadis nomor 2999 dinyatakan Bahwa perkara orang mu`min mengagumkan,
sesungguhnya semua perihalnya baik dan itu tidak dimiliki seorang pun selain
orang mu`min;
حَدَّثَنَا
هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ الْأَزْدِيُّ وَشَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ جَمِيعًا عَنْ
سُلَيْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ وَاللَّفْظُ لِشَيْبَانَ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ
حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ صُهَيْبٍ
قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَجَبًا لِأَمْرِ
الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا
لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ
أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ [3]
Artinya: Telah menceritakan
kepada kami Haddab bin Khalid Al Azdi dan Syaiban bin Farrukh semuanya dari
Sulaiman bin Al Mughirah dan lafazhnya milik Syaiban. Telah menceritakan kepada
kami Sulaiman telah menceritakan kepada kami Tsabit dari Abdurrahman bin Abu
Laila dari Shuhaib berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Perkara orang mu`min mengagumkan, sesungguhnya semua perihalnya baik dan
itu tidak dimiliki seorang pun selain orang mu`min, bila tertimpa kesenangan,
ia bersyukur dan syukur itu baik baginya dan bila tertimpa musibah, ia bersabar
dan sabar itu baik baginya."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar