17. Orang Bertakwa Menjadi Keluarga Nabi Muhammad SAW
Keistimewaan takwa ke tujuh belas “Orang bertakwa menjadi keluarga nabi Muhammad SAW”, di dalam Kitab Al-Mu’jam Al-Ausath Li Al-Thabarani hadits Nomor 3332 disebutkan bahwa keluarga Rasulullah SAW adalah semua orang bertakwa;
حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ إِلْيَاسَ بْنِ صَدَقَةَ الْكَبَّاشُ الْمِصْرِيُّ
، حَدَّثَنَا نُعَيْمُ بْنُ حَمَّادٍ ، حَدَّثَنَا نُوحُ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ ، عَنْ
يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ الأَنْصَارِيِّ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ، قَالَ : سُئِلَ
النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ آلُ مُحَمَّدٍ ؟ فَقَالَ : كُلُّ
تَقِيٍّ ، وَقَالَ : وَتَلا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنْ
أَوْلِيَاؤُهُ إِلَّاالْمُتَّقُونَ. لَمْ يَرْوِهِ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ ، إِلَّانُوحٌ
تَفَرَّدَ بِهِ نُعَيْمٌ [1]
Artinya: Telah Menceriterakan
kepada kami Ja’far ibnu Ilyas ibnu Shadaqah Al Kabbas Al Mishri, Telah Menceriterakan
kepada kamiNu’aim ibnu Hamad, Telah Menceriterakan kepada kamiNuh ibnu Abi Maryam,
dari Yahya ibnu Sa’id Al Anshari, dari Anas bin Malik, berkata: ditanya Nabi Muhammad
SAW:” Siapakah Keluarga Nabi Muhammad SAW ?, maka Beliau Bersabda: Semua orang bertakwa,
dan berkata: dan Rasulullah SAW membaca : “Sesungguhnya Kekasih-kekasihnya adalah
orang-orang yang bertakwa”.
Keluarga terdekat yaitu
istri-istri nabi Muhammad SAW merupakan wanita-wanita yang spesial, tidak sama
dengan wanita lainnya, dengan syarat jika bertakwa, dinyatakan di dalam Al
Quran surat Al-Ahzab/ 33: 32;
يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ
النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلَا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي
فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًا
Artinya: Hai isteri-isteri
Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka
janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada
penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik,(QS. Al-Ahzab/
33: 32)
[1] Abu
Al-Qasim Sulaiman ibn Ahmad al-Thabarani, Al-Mu’jam Al-Ausath, Dar
al-Haramain, Kairo, 1995, Jilid, 3, Halaman 338, Hadits nomor 3332.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar