12. Bertakwa Kepada Allah, Diberi Kemudahan
Keistimewaan takwa ke dua belas “Bertakwa kepada Allah diberi kemudahan”, hal ini di dasari Al Quran surat Al-Thalaq/ 65: 4 yang menyatakan bahwa barang siapa bertakwa kepada Allah, Allah akan menjadikan kemudahan dalam urusannya;
وَاللَّائِي يَئِسْنَ مِنَ الْمَحِيضِ مِنْ نِسَائِكُمْ
إِنِ ارْتَبْتُمْ فَعِدَّتُهُنَّ ثَلَاثَةُ أَشْهُرٍ وَاللَّائِي لَمْ يَحِضْنَ وَأُولَاتُ
الْأَحْمَالِ أَجَلُهُنَّ أَنْ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ
لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا
Artinya: Dan perempuan-perempuan
yang tidak haid lagi (monopause) di antara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu
(tentang masa iddahnya), maka masa iddah mereka adalah tiga bulan; dan begitu (pula)
perempuan-perempuan yang tidak haid. Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah
mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. Dan barang -siapa yang bertakwa
kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. (QS. Al-Thalaq/
65: 4)
Sedangkan di dalam Al Quran surat
Yunus/ 10: 31, digambarkan bahwa Allah yang mengatur segala urusan, mengapa tidak
bertakwa kepada-Nya agar mendapat kemudahan dalam segala urusan ;
قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ
أَمَّنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ
وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ
فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ
Katakanlah: "Siapakah
yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan)
pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang
mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala
urusan?" Maka mereka akan menjawab: "Allah". Maka katakanlah "Mangapa
kamu tidak bertakwa kepada-Nya)?" (QS. Yunus/ 10: 31)
Di dalam Al Quran surat Al-Kahfi/
18: 88 digambarkan bahwa bagi orang yang beriman dan beramal shalih (takwa)
mendapat kemudahan dalam segala urusan.
وَأَمَّا مَنْ ءَامَنَ وَعَمِلَ صَـٰلِحًۭا فَلَهُۥ
جَزَآءً ٱلْحُسْنَىٰ ۖ وَسَنَقُولُ لَهُۥ مِنْ أَمْرِنَا يُسْرًۭا
Artinya: Adapun orang-orang
yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan,
dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah kami".
(QS. Al-Kahfi/ 18: 88)
Sedangkan di dalam Al Quran surat
Al lail/ 92: 5-7 digambarkan bahwa orang yang memberikan (hartanya di jalan
Allah) dan bertakwa, Allah menyiapkan baginya jalan yang mudah;
فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَاتَّقَىٰ, وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَىٰ, فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَىٰ,
Artinya: Adapun orang yang
memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala
yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.
(QS. Al lail/ 92: 5-7)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar