6. Bertakwa
Kepada Allah, Diberi Furqan, Ditutupi Keburukannya dan Diampuni
Keistimewaan takwa ke enam “Bertakwa kepada Allah diberi furqan, ditutupi keburukannya dan diampuni”, di dalam Al Quran Surat Al-Anfal/ 8: 29 dinyatakan jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqan, jauhkan dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu;
يَا
أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَتَّقُوا اللَّهَ يَجْعَلْ لَكُمْ فُرْقَانًا وَيُكَفِّرْ
عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ
Artinya: Hai orang-orang beriman,
jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. Dan kami
akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan
Allah mempunyai karunia yang besar.(QS. Al-Anfal/ 8: 29)
Al Quran surat Al-Furqan /25:
1 memberi penjelasan bahwa furqan merupakan peringatan untuk seluruh alam;
تَبَارَكَ
ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَـٰلَمِينَ نَذِيرًا
Artinya: Maha suci Allah yang
telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi
peringatan kepada seluruh alam, (Al-Furqan /25: 1)
Sedangkan di dalam Al Quran surat
Al-Anbiya/ 21: 48 memberi penjelasan bahwa nabi Musa dan Harun telah diberi
furqan sebagai penerangan dan pengajaran bagi orang bertakwa;
وَلَقَدْ
ءَاتَيْنَا مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ ٱلْفُرْقَانَ وَضِيَآءًۭ وَذِكْرًۭا لِّلْمُتَّقِينَ
Artinya: Dan sesungguhnya telah
Kami berikan kepada Musa dan Harun Kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran
bagi orang-orang yang bertakwa. (QS. Al-Anbiya/ 21: 48)
Penggunaan istilah furqan juga
disebutkan di dalam Al Quran surat Ad-Dukhan/ 44: 4-5 dan Al-Mursalat/ 77: 4;
فِيهَا
يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ, أَمْرًۭا مِّنْ عِندِنَآ ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ
Artinya: Pada malam itu dijelaskan
segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya
Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul, (QS.
Ad-Dukhan/ 44: 4-5)
وَالنَّاشِرَاتِ
نَشْرًا , فَالْفَارِقَاتِ فَرْقًا , فَالْمُلْقِيَاتِ ذِكْرًا
Artinya: dan (malaikat-malaikat)
yang menyebarkan (rahmat Tuhannya) dengan seluas-luasnya, dan (malaikat-malaikat)
yang membedakan (antara yang hak dan yang bathil) dengan sejelas-jelasnya, dan (malaikat-malaikat)
yang menyampaikan wahyu, (QS. Al-Mursalat/ 77: 4)
Orang bertakwa diberikan furqan;
kemampuan untuk membedakan antara yang benar dan salah, yang baik dan buruk,
yang haq dan bathil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar