3.5. Mengapa Hanya Menyembah Allah ?
Allah memerintahkan kepada hambanya untuk hanaya menyembah Allah, sebagaimana dimuat di
dalam Al-Quran surat Hud/ 11: 2 dan 26, Al-Isra'/
17: 23, Fushshilat/ 41: 14, Yusuf/ 12: 40 dan Ar-Ra'd/ 13: 36;
أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَ
إِنَّنِي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ
Artinya: Agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku
(Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa khabar gembira kepadamu
daripada-Nya, (QS. Hud/ 11: 2)
أَنْ لَا تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَ
إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ أَلِيمٍ
Artinya: Agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku takut
kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan". QS. Hud/
11: 26)
وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا
إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ
أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا
وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah
selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan
sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai
berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan
kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka
dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.(QS, Al-Isra'/ 17: 23)
إِذْ جَاءَتْهُمُ الرُّسُلُ مِنْ بَيْنِ
أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ أَلَّا
تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَ قَالُوا لَوْ شَاءَ رَبُّنَا لَأَنْزَلَ مَلَائِكَةً
فَإِنَّا بِمَا أُرْسِلْتُمْ بِهِ كَافِرُونَ
Artinya: Ketika para rasul datang kepada mereka dari depan dan belakang
mereka (dengan menyerukan): "Janganlah kamu menyembah selain Allah".
Mereka menjawab: "Kalau Tuhan kami menghendaki tentu Dia akan menurunkan
malaikat-malaikat-Nya, maka sesungguhnya kami kafir kepada wahyu yang kamu
diutus membawanya".(QS. Fushshilat/ 41: 14)
مَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِهِ إِلَّا
أَسْمَاءً سَمَّيْتُمُوهَا أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ بِهَا مِنْ
سُلْطَانٍ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ أَمَرَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا
إِيَّاهُ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Artinya: Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya
(menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak
menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu. Keputusan itu hanyalah
kepunyaan Allah. Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia.
Itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui".
Allah dengan tegas menyebutkan larangan untuk
menyembah selain Allah dimuat di dalam Al-An'am/ 6: 56;
قُلْ إِنِّي نُهِيتُ أَنْ أَعْبُدَ
الَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ قُلْ لَا أَتَّبِعُ أَهْوَاءَكُمْ قَدْ
ضَلَلْتُ إِذًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُهْتَدِينَ
Artinya: Katakanlah: "Sesungguhnya aku dilarang menyembah
tuhan-tuhan yang kamu sembah selain Allah". Katakanlah: "Aku tidak
akan mengikuti hawa nafsumu, sungguh tersesatlah aku jika berbuat demikian dan
tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk". (QS.
Al-An'am/ 6: 56)
وَالَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ
يَفْرَحُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمِنَ الْأَحْزَابِ مَنْ يُنْكِرُ بَعْضَهُ
قُلْ إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ اللَّهَ وَلَا أُشْرِكَ بِهِ إِلَيْهِ
أَدْعُو وَإِلَيْهِ مَآبِ
Artinya: Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka
bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di antara
golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu, ada yang mengingkari
sebahagiannya. Katakanlah "Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk
menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Dia. Hanya
kepada-Nya aku seru (manusia) dan hanya kepada-Nya aku kembali". (QS.
Ar-Ra'd/ 13: 36)
Perintah untuk hanya menyembah Allah bukan tanpa alasan, tetapi
alasannya antara lain karena Allah
adalah;
3.5.1. Tidak
Ada Tuhan Selain Allah
Di
dalam Al-Quran surat Al-Qashash/ 28: 88 disebutkan pernyataan “Tidak ada Tuhan
(yang berhak disembah) melainkan Dia. Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali
Allah”;
وَلَا تَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ
لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ إِلَّا وَجْهَهُ لَهُ الْحُكْمُ
وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Artinya: Janganlah kamu sembah di samping (menyembah) Allah,
tuhan apapun yang lain. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia.
Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. Bagi-Nya-lah segala penentuan,
dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.
3.5.1. Allah
Adalah Tuhanku Dan Tuhanmu Sekalian
Di
dalam Al-Quran surat Az-Zukhruf/ 43: 64, Ali-'Imran/ 3: 51, Maryam/ 19:
36 dan Al-Anbiya'/ 21: 92; Allah
menyatakan bahwa dirinya sebagai rab (yang mencipta, memelihara dan mencukupi
rizki) aku dan kamu sekalian;
إِنَّ اللَّهَ هُوَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ
فَاعْبُدُوهُ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ
Artinya: Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah
Dia, ini adalah jalan yang lurus.(QS.Az-Zukhruf/ 43: 64)
إِنَّ اللَّهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ
فَاعْبُدُوهُ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ
Artinya: Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah
Dia. Inilah jalan yang lurus. (QS.Ali-'Imran/ 3: 51)
وَإِنَّ اللَّهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ
فَاعْبُدُوهُ هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ
Artinya: Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahIah
Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus. (QS. Maryam/ 19: 36)
إِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً
وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ
Artinya: Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama
yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.
Jika
ada yang masih memperdebatkan siapa Allah, maka Allah di dalam Al-Baqarah/ 2:
139 menegaskan bahwa Dialah Allah Tuhan kamu sekalian;
قُلْ أَتُحَاجُّونَنَا فِي اللَّهِ وَهُوَ
رَبُّنَا وَرَبُّكُمْ وَلَنَا أَعْمَالُنَا وَلَكُمْ أَعْمَالُكُمْ وَنَحْنُ لَهُ
مُخْلِصُونَ
Artinya: Katakanlah: "Apakah kamu memperdebatkan dengan kami
tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan
kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati, (QS.
Al-Baqarah/ 2: 13)
3.5.3. Allah
Yang Memulai Penciptaan
Al-Quran
surat An-Naml/ 27: 64 mengandung pernyataan bahwa Allah yang memulai
penciptaan, mengulanginya dan memberikan rizki dari langit;
أَمَّنْ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ
يُعِيدُهُ وَمَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَإِلَهٌ مَعَ اللَّهِ
قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
Artinya: Atau siapakah yang menciptakan (manusia dari
permulaannya), kemudian mengulanginya (lagi), dan siapa (pula) yang memberikan
rezeki kepadamu dari langit dan bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang
lain)?. Katakanlah: "Unjukkanlah bukti kebenaranmu, jika kamu memang
orang-orang yang benar". (QS. An-Naml/ 27: 64)
Allah
dapat Menciptakan apa yang dikehendakinya dan dipilih-Nya ditegaskan di dalam
Al-Quran surat Al-Qashash/ 28: 68;
وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ
وَيَخْتَارُ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ سُبْحَانَ اللَّهِ وَتَعَالَى عَمَّا
يُشْرِكُونَ
Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya.
Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari
apa yang mereka persekutukan (dengan Dia). (QS.Al-Qashash/ 28: 68)
3.5.4. Allah
Adalah Pencipta Manusia
Di
dalam Al-Quran surat Al-Baqarah/ 2: 21, An-Nisa’/ 4: 1, Ghafir/ 40: 67 dan
Fathir/ 35: 11mengandung pernyataan bahwa Allah adalah Tuhan yang telah
menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu”;
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا
رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
﴿البقرة: ٢١﴾
Artinya: Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu
dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa, (QS. Al-Baqarah/ 2: 21)
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ
الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ
مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ
بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا ﴿النساء: ١﴾
Artinya: Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang
telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan
isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan
perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan)
nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan
silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS.
An-Nisa’/ 4: 1)
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ
ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ
لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ
مِن قَبْلُ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُّسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ ﴿غافر:
٦٧﴾
Artinya: Dialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari
setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu
sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada
masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu
ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai
kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). (QS. Ghafir/ 40:
67)
وَاللَّهُ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ
مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنثَىٰ وَلَا
تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ وَمَا يُعَمَّرُ مِن مُّعَمَّرٍ وَلَا يُنقَصُ مِنْ
عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ ﴿فاطر: ١١﴾
Artinya: Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air
mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan
tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan
dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang
berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan)
dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah
mudah. (QS. Fathir/ 35: 11)
3.5.5. Pencipta
Dan Pemelihara Segala Sesuatu
Di dalam Al-Quran surat
Al-An'am/ 6: 102 Allah menegaskan bahwa Dia pencipta dan pemelihara segala
sesuatu;
ذَلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَا إِلَهَ
إِلَّا هُوَ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ فَاعْبُدُوهُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ
Artinya:
(Yang memiliki sifat-sifat yang) demikian itu ialah Allah Tuhan kamu; tidak
ada Tuhan selain Dia; Pencipta segala sesuatu, maka sembahlah Dia; dan Dia
adalah Pemelihara segala sesuatu. (QS. Al-An'am/ 6: 102)
3.5.6. Pencipta
Langit Dan Bumi
Di
dalam Al Quran surat Yunus/ 10: 3 dan Fushshilat/ 41: 37 Allah menyatakan bahwa
Allahlah pencipta langit dan bumi;
إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ
السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ
يُدَبِّرُ الْأَمْرَ مَا مِنْ شَفِيعٍ إِلَّا مِنْ بَعْدِ إِذْنِهِ ذَلِكُمُ
اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Artinya: Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan
bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur
segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada
izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia.
Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? (QS. Yunus/ 10: 3)
وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ
وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لَا تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا
لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Artinya:
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan
bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang
menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah. (QS. Fushshilat/ 41:
37)
3.5.7. Allah
Yang Menciptakan Langit Dan Bumi, Menurunkan Air, Menumbuhkan Tanaman
Al-Quran surat An-Naml/ 27: 60 menyatakan bahwa Allah yang menciptakan
langit dan bumi dan yang menurunkan air untukmu dari langit, lalu Kami
tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang berpemandangan indah
أَمَّنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ
وَأَنْزَلَ لَكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَنْبَتْنَا بِهِ حَدَائِقَ ذَاتَ
بَهْجَةٍ مَا كَانَ لَكُمْ أَنْ تُنْبِتُوا شَجَرَهَا أَإِلَهٌ مَعَ اللَّهِ بَلْ
هُمْ قَوْمٌ يَعْدِلُونَ
Artinya:
Atau siapakah yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang menurunkan air
untukmu dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu kebun-kebun yang
berpemandangan indah, yang kamu sekali-kali tidak mampu menumbuhkan
pohon-pohonnya? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Bahkan
(sebenarnya) mereka adalah orang-orang yang menyimpang (dari kebenaran).
Di dalam Al Quran surat Maryam/ 19: 65 dan Al-Kahfi/
18: 14 tergambar bahwa Allah adalah Tuhan seluruh langit dan bumi;
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا
بَيْنَهُمَا فَاعْبُدْهُ وَاصْطَبِرْ لِعِبَادَتِهِ هَلْ تَعْلَمُ لَهُ سَمِيًّا
Artinya:
Tuhan (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara
keduanya, maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya.
Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?
(QS. Maryam/ 19: 65)
وَرَبَطْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ إِذْ
قَامُوا فَقَالُوا رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَنْ نَدْعُوَ مِنْ
دُونِهِ إِلَهًا لَقَدْ قُلْنَا إِذًا شَطَطًا
Artinya:
Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri, lalu mereka pun
berkata, "Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami
sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian
telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran". (QS. Al-Kahfi/
18: 14)
3.5.9. Pemilik
Kerajaan Langit Dan Bumi
Allah
menyatakan bahwa Allahlah Raja Langit dan Bumi, dituangkan di dalam Al-Quran
surat Al-Baqarah/ 2: 107, At-Taubah/ 9: 116 dan surat Al-Fath/ 48: 14;
أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ لَهُ
مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ
وَلَا نَصِيرٍ
Artinya:
Tiadakah kamu mengetahui bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan
Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.
(QS. Al-Baqarah/ 2: 107)
إِنَّ اللَّهَ لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضِ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ
وَلَا نَصِيرٍ
Artinya:
Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan
dan mematikan. Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagimu selain
Allah. (QS. At-Taubah/ 9: 116)
وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضِ يَغْفِرُ لِمَن يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَاءُ وَكَانَ اللَّهُ
غَفُورًا رَّحِيمًا ﴿الفتح: ١٤﴾
Dan
hanya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia memberikan ampun kepada
siapa yang dikehendaki-Nya dan mengazab siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Fath/ 48: 14)
Di
dalam Al-Quran surat Hud/ 11: 123 dan An-Nahl/ 16: 77 Allah menyatakan bahwa
kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan kepada-Nya-lah
dikembalikan urusan-urusan semuanya;
وَلِلَّهِ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضِ وَإِلَيْهِ يُرْجَعُ الْأَمْرُ كُلُّهُ فَاعْبُدْهُ وَتَوَكَّلْ
عَلَيْهِ وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Artinya:
Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan
kepada-Nya-lah dikembalikan urusan-urusan semuanya, maka sembahlah Dia, dan
bertawakkallah kepada-Nya. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang
kamu kerjakan. (QS. Hud/ 11: 123)
وَلِلَّهِ غَيْبُ السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضِ وَمَا أَمْرُ السَّاعَةِ إِلَّا كَلَمْحِ الْبَصَرِ أَوْ هُوَ
أَقْرَبُ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Artinya:
Dan kepunyaan Allah-lah segala apa yang tersembunyi di langit dan di bumi.
Tidak adalah kejadian kiamat itu, melainkan seperti sekejap mata atau lebih
cepat (lagi). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. An-Nahl/
16: 77)
3.5.11. Pemilik
Langit Dan Bumi
Di
dalam Al-Quran surat An-Nisa’/ 4: 126, 132, Ali-'Imran/ 3: 129, dan An-Najm/
53: 31 menyatakan bahwa Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di
bumi;
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا
فِي الْأَرْضِ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ مُّحِيطًا ﴿النساء: ١٢٦﴾
Artinya: Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di
bumi, dan adalah (pengetahuan) Allah Maha Meliputi segala sesuatu. (QS.
An-Nisa’/ 4: 126)
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا
فِي الْأَرْضِ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ وَكِيلًا ﴿النساء: ١٣٢﴾
Artinya: Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang
di bumi. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara. (QS. An-Nisa’/ 4: 132)
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا
فِي الْأَرْضِ يَغْفِرُ لِمَن يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَاءُ وَاللَّهُ غَفُورٌ
رَّحِيمٌ ﴿آلعمران: ١٢٩﴾
Artinya: Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan yang ada di
bumi. Dia memberi ampun kepada siapa yang Dia kehendaki; Dia menyiksa siapa
yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS.
Ali-'Imran/ 3: 129)
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا
فِي الْأَرْضِ لِيَجْزِيَ الَّذِينَ أَسَاءُوا بِمَا عَمِلُوا وَيَجْزِيَ
الَّذِينَ أَحْسَنُوا بِالْحُسْنَى ﴿النجم: ٣١﴾
Artinya: Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan
apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat
jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada
orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga). (QS.
An-Najm/ 53: 31)
Di dalam Al-Quran surat Al-'Ankabut/ 29: 56 Allah menyatakan bahwa
bumi-Ku Luas;
يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ
أَرْضِي وَاسِعَةٌ فَإِيَّايَ فَاعْبُدُونِ
Artinya: Hai hamba-hamba-Ku yang beriman, sesungguhnya bumi-Ku luas,
maka sembahlah Aku saja.(QS. Al-'Ankabut/ 29: 56)
Di dalam Al-Quran surat An-Naml/ 27: 91 tergambar bahwa Allah
merupakan Tuhan kota mekah;
إِنَّمَا أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ رَبَّ
هَذِهِ الْبَلْدَةِ الَّذِي حَرَّمَهَا وَلَهُ كُلُّ شَيْءٍ وَأُمِرْتُ أَنْ
أَكُونَ مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Artinya:
Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah
menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan
supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri. (QS. An-Naml/ 27: 91)
3.5.13. Allah
Yang Akan Mematikan Kamu Dan Aku
Di
dalam Al-Quran surat Yunus/ 10: 104 Allah memerintahkan untuk menyembah Allah
yang akan mematikan kamu dan aku;
قُلْ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنْ كُنْتُمْ
فِي شَكٍّ مِنْ دِينِي فَلَا أَعْبُدُ الَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ
وَلَكِنْ أَعْبُدُ اللَّهَ الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ وَأُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ مِنَ
الْمُؤْمِنِينَ
Artinya: Katakanlah: "Hai manusia, jika kamu masih dalam
keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu
sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan
aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman", (QS. Yunus/
10: 104)
3.5.14. Dialah
Yang Berkuasa Atas Sekalian Hamba-Hamba-Nya
Di dalam Al-Quran surat
Al-An'am/ 6: 18 dan 61 Allah menegaskan bahwa Dialah yang berkuasa atas
sekalian hamba-hamba-Nya;
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ
وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
Artinya:
Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. Dan Dialah Yang Maha
Bijaksana lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-An'am/ 6: 18)
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ
وَيُرْسِلُ عَلَيْكُمْ حَفَظَةً حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ
تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لَا يُفَرِّطُونَ
Artinya:
Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan
diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian
kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami,
dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya. (QS. Al-An'am/
6: 61)
Allah menyatakan bahwa
Allahlah yang memberi rizki, memberikan pendengaran, penglihatan, menghidupkan
dan mematikan, serta mengatur segala urusan dimuat di dalam Al-Quran surat Yunus/
10: 31;
قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ
وَالْأَرْضِ أَمَّنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ
مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ
فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ
Artinya:
Katakanlah: "Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan
bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan
siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati
dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?" Maka mereka
akan menjawab: "Allah". Maka katakanlah "Mangapa kamu tidak
bertakwa kepada-Nya)?" (QS. Yunus/ 10: 31)
Allah menanyakan Adakah
pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan
bumi, pertanyaan tersebut langsung dijawab tidak ada kecuali Allah, disebutkan
di dalam Al-Quran surat Fathir/ 35: 3
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَتَ
اللَّهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ
السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ فَأَنَّى تُؤْفَكُونَ
Artinya:
Hai manusia, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain
Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit dan bumi? Tidak ada
Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)?
3.5.16. Allah
Yang Menciptakan, Memberi Rezeki, Mematikanmu Dan Menghidup-kanmu
Di dalam Al Quran surat Ar-Rum/
30: 40, Allah menyatakan bahwa Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian
memberimu rezeki, kemudian mematikanmu, kemudian menghidupkanmu;
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُمْ ثُمَّ
رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ هَلْ مِنْ شُرَكَائِكُمْ مَنْ
يَفْعَلُ مِنْ ذَلِكُمْ مِنْ شَيْءٍ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ
Artinya:
Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, kemudian
mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara yang kamu
sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu?
Maha Sucilah Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan.(QS. Ar-Rum/ 30: 40)
3.5.17. Allah
Pemberi Rezeki Yang Paling Baik
Di dalam Al-Quran surat Al-Mu'minun/
23: 72 dan surat Saba'/ 34: 39 ditegaskan bahwa Allah adalah Pemberi rezeki
Yang Paling Baik;
أَمْ تَسْأَلُهُمْ خَرْجًا فَخَرَاجُ
رَبِّكَ خَيْرٌ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Artinya:
Atau kamu meminta upah kepada mereka?", maka upah dari Tuhanmu adalah
lebih baik, dan Dia adalah Pemberi rezeki Yang Paling Baik. (QS. Al-Mu'minun/
23: 72)
قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ
لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ
فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Artinya:
Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang
dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang
dikehendaki-Nya)". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah
akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya. (QS. Saba'/
34: 39)
3.5.18. Allah
Maha Hidup Dan Tidak Akan Mati.
Di dalam Al Quran surat
Al-Furqan/ 25: 58 tergambar bahwa Allah Yang Maha Hidup dan tidak mati;
وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ
وَكَفَى بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا
Artinya: Dan
bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan
bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa
hamba-hamba-Nya. (QS. Al-Furqan/ 25: 58)
Di dalam kitab disebutkan pernyataan Abu Bakar Al-Shidiq:
“barang siapa di antara kalian menyembah Muhammad ﷺ, maka sesungguhnya Muhammad ﷺ telah wafat;
dan barang siapa menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Hidup dan tidak
akan mati.”;
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ
أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي مَعْمَرٌ وَيُونُسُ عَنْ
الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهَا زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَتْهُ قَالَتْ
أَقْبَلَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَى فَرَسِهِ مِنْ مَسْكَنِهِ
بِالسُّنْحِ حَتَّى نَزَلَ فَدَخَلَ الْمَسْجِدَ فَلَمْ يُكَلِّمْ النَّاسَ حَتَّى
دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا فَتَيَمَّمَ النَّبِيَّ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُسَجًّى بِبُرْدِ حِبَرَةٍ فَكَشَفَ عَنْ
وَجْهِهِ ثُمَّ أَكَبَّ عَلَيْهِ فَقَبَّلَهُ ثُمَّ بَكَى فَقَالَ بِأَبِي أَنْتَ
يَا نَبِيَّ اللَّهِ لَا يَجْمَعُ اللَّهُ عَلَيْكَ مَوْتَتَيْنِ أَمَّا
الْمَوْتَةُ الَّتِي كُتِبَتْ عَلَيْكَ فَقَدْ مُتَّهَا قَالَ أَبُو سَلَمَةَ
فَأَخْبَرَنِي ابْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ
اللَّهُ عَنْهُ خَرَجَ وَعُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يُكَلِّمُ النَّاسَ فَقَالَ
اجْلِسْ فَأَبَى فَقَالَ اجْلِسْ فَأَبَى فَتَشَهَّدَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ
عَنْهُ فَمَالَ إِلَيْهِ النَّاسُ وَتَرَكُوا عُمَرَ فَقَالَ أَمَّا بَعْدُ فَمَنْ
كَانَ مِنْكُمْ يَعْبُدُ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِنَّ
مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ مَاتَ وَمَنْ كَانَ يَعْبُدُ
اللَّهَ فَإِنَّ اللَّهَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى { وَمَا
مُحَمَّدٌ إِلَّا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ إِلَى
الشَّاكِرِينَ } وَاللَّهِ لَكَأَنَّ النَّاسَ لَمْ يَكُونُوا يَعْلَمُونَ أَنَّ
اللَّهَ أَنْزَلَهَا حَتَّى تَلَاهَا أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَتَلَقَّاهَا
مِنْهُ النَّاسُ فَمَا يُسْمَعُ بَشَرٌ إِلَّا يَتْلُوهَا [1]
Artinya: “Telah
menceritakan kepada kami Bisyr bin Muhammad; telah mengabarkan kepada kami
‘Abdullah; ia berkata: telah mengabarkan kepadaku Ma‘mar dan Yunus, dari
az-Zuhrī; ia berkata: telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah bahwa ‘Aisyah
radhiyallāhu ‘anhā, istri Nabi ﷺ, mengabarkan
kepadanya, ia berkata: Abu Bakar radhiyallāhu ‘anhu datang menunggang kudanya
dari tempat tinggalnya di as-Sunḥ hingga ia turun, lalu masuk ke masjid dan
tidak berbicara kepada siapa pun sampai ia masuk menemui ‘Aisyah radhiyallāhu
‘anhā. Ia menuju kepada Nabi ﷺ yang saat itu
telah ditutupi dengan kain burdah ḥibarah, lalu ia membuka wajah beliau,
kemudian menunduk kepadanya, mencium beliau, dan menangis seraya berkata: ‘Demi
ayahku dan ibuku untukmu, wahai Nabi Allah, Allah tidak akan mengumpulkan
atasmu dua kematian; adapun kematian yang telah ditetapkan bagimu, sungguh
engkau telah mengalaminya.’ Abu Salamah berkata: Ibnu ‘Abbas radhiyallāhu
‘anhumā mengabarkan kepadaku bahwa Abu Bakar radhiyallāhu ‘anhu kemudian
keluar, sementara ‘Umar radhiyallāhu ‘anhu sedang berbicara kepada manusia.
Maka Abu Bakar berkata: ‘Duduklah!’ namun ia enggan, lalu ia berkata lagi:
‘Duduklah!’ namun ia tetap enggan. Maka Abu Bakar bertasyahhud, sehingga
orang-orang pun condong kepadanya dan meninggalkan ‘Umar. Lalu Abu Bakar
berkata: ‘Amma ba‘du, barang siapa di antara kalian menyembah Muhammad ﷺ, maka sesungguhnya Muhammad ﷺ telah wafat; dan barang siapa menyembah Allah, maka
sesungguhnya Allah Maha Hidup dan tidak akan mati.’ Kemudian ia
membaca firman Allah Ta‘ala: ‘Dan Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang
rasul; sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa rasul…’ hingga akhir ayat.
Demi Allah, seakan-akan manusia tidak mengetahui bahwa Allah telah menurunkan
ayat itu hingga Abu Bakar membacakannya; maka orang-orang pun menerimanya
darinya, sehingga tidak terdengar seorang pun kecuali membacanya.”
3.5.19. Allah
Yang Memperkenankan Doa, Menghilangkan Kesusahan Dan Menjadikan Khalifah
Di dalam Al Quran
surat An-Naml/ 27: 62 Mengandung pernyataan bahwa Allah yang memperkenankan doa, menghilangkan kesusahan dan
menjadikan khalifah;
أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا
دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ أَإِلَهٌ مَعَ
اللَّهِ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ
Artinya: Atau
siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa
kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia)
sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat
sedikitlah kamu mengingati(Nya). (QS. An-Naml/ 27: 62)
[1] Abu Abdullah Muhammad Ibn Ismail Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari,
Sulthaniyah, Mesir, 1311 H, Jilid 2, Halaman 71, Hadits nomor 1241.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar