3.8. Takut Akibat Yang Akan Diterima Bagi Penyembah Selain Allah
Pada sub bab ini akan dikemukakan ayat-ayat Al-Quran yang
memberikan gambaran akibat dari Penyembah Selain Allah;
3.8.1. Menjadi
Umpan Neraka Jahannam
Al-Quran surat Al-Anbiya'/ 21: 98 menegaskan bahwa akibat
bagi penyembah selain Allah adalah dijadikan sebagai umpan nerka Jahannam;
إِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ
اللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنْتُمْ لَهَا وَارِدُونَ
Artinya:
Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan
Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya. (QS. Al-Anbiya'/ 21: 98)
3.8.2. Dilemparkan
Ke Dalam Neraka Dalam Keadaan Tercela Lagi Dijauhkan (Dari Rahmat Allah)
Al-Quran surat Al-Isra'/ 17: 39 dilemparkan ke dalam
neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah)
ذَلِكَ مِمَّا أَوْحَى إِلَيْكَ رَبُّكَ
مِنَ الْحِكْمَةِ وَلَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ فَتُلْقَى فِي
جَهَنَّمَ مَلُومًا مَدْحُورًا
Artinya:
Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu
mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan
ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah). (QS.
Al-Isra'/ 17: 39)
3.8.3. Dilemparkanlah
Dia Ke Dalam Siksaan Yang Sangat
Di dalam Al-Quran surat Qaf/ 50: 26 digambarkan bahwa
orang yang menyembah selain Allah akan dilemparkanlah dia ke dalam siksaan yang
sangat;
الَّذِي جَعَلَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا
آخَرَ فَأَلْقِيَاهُ فِي الْعَذَابِ الشَّدِيدِ
Artinya:
Yang menyembah sembahan yang lain beserta Allah maka lemparkanlah dia ke
dalam siksaan yang sangat".(QS. Qaf/ 50: 26)
3.8.4. Menjadi
Tercela Dan Ditinggalkan
Di dalam Al-Quran surat Al-Isra'/ 17: 22 disebutkan
larangan untuk menyembah selain Allah agar tidak menjadi tercela dan tidak
ditinggalkan (Allah);
لَا تَجْعَلْ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ
فَتَقْعُدَ مَذْمُومًا مَخْذُولًا
Artinya:
Janganlah kamu adakan tuhan yang lain di samping Allah, agar kamu tidak
menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah). (QS. Al-Isra'/ 17: 22)
3.8.5. Mendapatkan
Kerugian Yang Nyata
Al-Quran surat Az-Zumar/ 39: 15 menegaskan bahwa akibat
bagi penyembah selain Allah adalah mendapatkan kerugian yang nyata;
فَاعْبُدُوا مَا شِئْتُمْ مِنْ دُونِهِ
قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ
الْقِيَامَةِ أَلَا ذَلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ
Artinya:
Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki
selain Dia. Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah
orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari
kiamat". Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata. (QS.
Az-Zumar/ 39: 15)
3.8.6. Sesungguhnya
Orang-Orang Yang Kafir Itu Tiada Beruntung
Di dalam Al-Quran surat Al-Mu'minun/ 23: 117 ditegaskan
bagi orang yang menyembah selain Allah, Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu
tiada beruntung;
وَمَنْ يَدْعُ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ
لَا بُرْهَانَ لَهُ بِهِ فَإِنَّمَا حِسَابُهُ عِنْدَ رَبِّهِ إِنَّهُ لَا
يُفْلِحُ الْكَافِرُونَ
Artinya:
Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada
suatu dalilpun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi
Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung. (QS.
Al-Mu'minun/ 23: 117)
Di dalam Al-Quran surat Yasin/ 36: 22-23 dan 30
memberikan gambaran penyesalan yang besar bagi orang yang menyembah Tuhan-Tuhan
selain Allah;
وَمَا لِيَ لَا أَعْبُدُ الَّذِي
فَطَرَنِي وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ, أَأَتَّخِذُ مِن دُونِهِ آلِهَةً إِن يُرِدْنِ
الرَّحْمَٰنُ بِضُرٍّ لَّا تُغْنِ عَنِّي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا وَلَا يُنقِذُونِ
Artinya:
Mengapa aku tidak menyembah (Tuhan) yang telah menciptakanku dan yang hanya
kepada-Nya-lah kamu (semua) akan dikembalikan? Mengapa aku akan menyembah
tuhan-tuhan selain-Nya jika (Allah) Yang Maha Pemurah menghendaki kemudharatan
terhadapku, niscaya syafa'at mereka tidak memberi manfaat sedikitpun bagi
diriku dan mereka tidak (pula) dapat menyelamatkanku? (QS. Yasin/ 36:
22-23)
يَا حَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ مَا
يَأْتِيهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
Artinya:
Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang
rasulpun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya. (QS.
Yasin/ 36: 30)